5 Kasus Cedera Kepala Di Sepakbola Inggris

Kasus terjadinya cedera kepala adalah salah satu peristiwa mengerikan di dunia sepakbola. Sayangnya, hal itu terkadang tak bisa dihindari. Termasuk pada hari Sabtu, 4 Februari kemarin saat Chelsea berhasil mengalahkan rival sekotanya Arsenal dalam lanjutan Premier League pekan 24. Kekalahan ini pun diperparah dengan cedera kepala yang dialami bek sayap mereka, Hector Bellerin.

Berawal dari sundulan Diego Costa yang menghantam mistar gawang dan posisi Petr Cech yang masih terjatuh, bola liar yang ada di udara membuat Bellerin berduel dengan kompratiotnya yang berseragam Chelsea, Marcos Alonso. Sayangnya, ia kalah. Alonso-lah yang berhasil memenangkan duel udara tersebut dan menjebol gawang Arsenal. Sial untuk Bellerin, saat berduel udara, sikut Alonso tanpa sadar mendarat di wajahnya. Saat Alonso mendarat dengan sempurna untuk kemudian merayakan golnya, Bellerin malah jatuh terkapar di lapangan. Meski tak sampai pingsan, namun ia akhirnya ditarik keluar dan digantikan oleh Gabriel Paulista karena dikhawatirkan mengalami gegar otak. Kabarnya, Bellerin pun linglung dan tak sadar bahwa Chelsea sudah unggul kala itu.

hector-bellerin-and-marcos-alonso-690x450
Sambil menyelam minum air, sambil menyundul sikut muka orang lain. (Foto : today.ng)

Sepakbola memang permainan yang keras, terkadang menjurus kasar. Apalagi Premier League, yang terkenal dengan permainan cepat dan menguras fisik. Jangankan cedera kepala, korban tekel-tekel ‘horor’ pun sudah bergelimpangan di lapangan. Kita tahu contoh-contoh seperti Luc Nilis (Aston Villa, 2000), Eduardo Da Silva (Arsenal, 2008), Bobby Zamora (Fulham, 2010), dan Aaron Ramsey (Arsenal, 2010).

Namun, jika membahas cedera di kepala yang terjadi di sepakbola Inggris, selain yang dialami Bellerin, ada 5 contoh kasus yang rasanya kita semua masih ingat. Mari sama-sama kita sedikit melakukan kilas balik.

  1. Petr Cech (14 Oktober 2006, Reading vs Chelsea)

Bila kita sudah lupa bagaimana penampilan Cech tanpa menggunakan helm, itu wajar saja. Hanya dua tahun pertama di Premier League ia tak mengenakan helm, sampai akhirnya Stephen Hunt menerjang kepalanya dalam sebuah situasi di kotak penalti dalam pekan ke 8 Premier League 2006-07. Pertandingan bahkan belum berjalan 20 detik saat Cech keluar dari sarangnya untuk mengamankan bola. Namun saat bola sudah dalam pelukan Cech, tiba-tiba saja Hunt yang sedang berlari mengejar bola tak bisa mengerem kecepatan kakinya dan lututnya pun akhirnya membentur kepala Cech.

petrcech2l_468x328
Inilah terakhir kalinya Cech  bermain tanpa memakai helm rugby. (Foto : dailymail.co.uk)

Cech pun kesakitan. Bahkan saat itu ia harus merangkak hanya untuk sekedar berpindah keluar lapangan untuk diperiksa lebih lanjut, sebelum akhirnya ditandu oleh tim medis. Ternyata tengkorak kepalanya retak dan harus dioperasi. Sekitar 3 bulan kemudian, tepatnya tanggal 20 Januari 2007, ia baru bermain kembali, dengan mengenakan helm yang mirip seperti yang dikenakan pemain rugby. Hal itu pun berlanjut hingga saat ini.

  1. Carlo Cudicini (14 Oktober 2006, Reading vs Chelsea)

Anda tahu bahwa tanggal dan lawannya tidak salah tulis. Bahkan tempat kejadian perkaranya pun sama, Madejski Stadium. Ya, Cudicini masuk sebagai pengganti Cech yang tidak bisa melanjutkan pertandingan. Ia berhasil menjaga gawang Chelsea dari kebobolan, sampai menjelang akhir pertandingan, namun tidak bisa menyelesaikan pertandingan itu.

Saat pemain Reading melepaskan tendangan penjuru (bahkan kiper Reading juga ikut maju!), Cudicini keluar dari sarangnya untuk meninju bola. Ia berhasil melakukannya, namun saat masih di udara kepalanya membentur tubuh Ibrahima Sonko dengan keras (lihat menit 6:40). Ia jatuh terkapar dan tak sadarkan diri. Bahkan kala itu ia sampai harus memakai masker oksigen. Inilah pertama kalinya saya, mungkin juga anda, melihat sebuah tim yang memakai tiga kiper dalam satu pertandingan.

022d1dcd000004b0-3684786-image-a-17_1468251767543
Alih-alih menjadi kiper inti saat Cech absen, Mourinho malah lebih percaya pada Hilario. (Foto : dailymail.co.uk)

Karena jatah pergantian pemain sudah habis, maka sang skipper John Terry yang mengambil tugas menjaga gawang Chelsea di beberapa menit terakhir. Terry memakai kostum kiper ketiga Chelsea, Henrique Hilario, yang akhirnya mendapat kesempatan untuk debut pada 18 Oktober 2006, di Liga Champions. Lawannya pun tidak tanggung-tanggung, yaitu sang juara bertahan saat itu, Barcelona!

  1. John Terry (25 Februari 2007, Chelsea vs Arsenal)

Lagi-lagi pemain Chelsea. Ya, Terry pun pernah mengalami hal ini. Tepatnya pada partai final Piala Liga Inggris 2007 di Millenium Stadium, Cardiff. Kejadiannya berlangsung pada babak kedua dan kedudukan sedang sama kuat, 1-1. Chelsea mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol melalui tendangan penjuru yang dilepaskan oleh Arjen Robben. Umpan dari Robben itu berbuah kemelut di depan gawang Arsenal. Terry, yang kita tahu merupakan bek yang sering maju dan mencetak gol dari situasi bola mati, merasa punya kesempatan mencetak gol kala itu. Itu sebabnya ia melakukan diving header saat bola mengarah padanya. Terry pun berhasil menyundul terlebih dahulu. Malang tak dapat ditolak, saat itu Abou Diaby yang bermaksud membuang bola, sudah menggerakkan kakinya juga ke arah bola. Alih-alih mengenai bola, ia justru menghantam wajah Terry.

article-0-00da7b8f00000578-603_964x681
Ini bukan tawuran, dan tidak boleh dilakukan tanpa pengawasan orang tua! (Foto : dailymail.co.uk)

Terry langsung terkapar tak sadarkan diri saat itu juga. Semua pemain Arsenal dan Chelsea yang ada di dekatnya langsung memanggil tim medis dan mencoba memberikan pertolongan pertama. Terry pun ditandu keluar lapangan sambil mengenakan masker oksigen dan dibawa ke University Hospital of Wales. Hebatnya, ia keluar dari rumah sakit di hari yang sama dan kembali ke Millenium Stadium, menuju ruang ganti Chelsea untuk merayakan gelar juara Piala Liga yang diraih The Blues bersama rekan-rekannya, meskipun terlihat kondisinya belum pulih benar, namun sudah bisa berjalan normal.

Hanya saja, kabarnya ia tidak ingat apa yang terjadi di babak kedua kecuali dirinya yang memasuki lapangan sebelum babak kedua dimulai. Yah, tampaknya itu bukan masalah lagi sekarang.

  1. Demba Ba (2 Februari 2013, Newcastle vs Chelsea)

Pemain Chelsea berikutnya. Pertandingan ini adalah kesempatan pertama Demba kembali ke St. James Park, kandang lamanya, setelah ia hengkang ke Stamford Bridge pada awal Januari 2013.

Bencana yang ia alami dimulai kala ia sedang mendapatkan kesempatan mencetak gol, namun Fabricio Coloccini terus membayanginya. Saat sudah memasuki kotak penalti, tanpa ragu Demba melepaskan tendangan yang, sayangnya, masih bisa ditepis kiper Newcastle, Tim Krul. Bola liar tersebut kembali disambut oleh Demba dengan sundulannya. Sama seperti Terry, ia juga berhasil menyundul bola tersebut. Namun, sama seperti yang dialami Terry, wajahnya juga terkena hantaman kencang, kali ini oleh kaki Coloccini yang naik terlalu tinggi karena berusaha membuang bola. Sayangnya, sundulannya melenceng tipis di sisi kanan gawang Krul.

bayern-superjumbo
Demba, jangan mencium sepatu sembarangan! (Foto : goal.blogs.nytimes.com)

Demba pun terkapar. Tidak pingsan memang, namun hidungnya berdarah dan patah. Sempat mendapatkan perawatan dan kembali bermain selama beberapa menit, namun terlihat bahwa darah masih mengalir dan Demba tidak bisa fokus bermain. Akhirnya ia diganti oleh Fernando Torres. Chelsea pun kalah 3-2 di pertandingan itu.

  1. Ryan Mason (22 Januari 2017, Chelsea vs Hull City)

Untuk kali ini kasusnya sama seperti Bellerin, yaitu dihantam pemain Chelsea. Ya, sebelum kejadian yang menimpa Bellerin, masih segar ingatan publik akan kejadian yang menimpa Mason di tempat yang sama, Stamford Bridge.

Berawal dari situasi tendangan penjuru untuk Chelsea, umpan lambung yang dilepaskan Eden Hazard ke dalam kotak penalti hendak disambut oleh Gary Cahill. Namun, Mason sudah berhasil membuang bola tersebut lebih dulu, sehingga yang Cahill sundul bukanlah bola, namun kepala Mason. Bayangkan sendiri seberapa keras kekuatan tandukan Cahill.

nintchdbpict000296274018
Semoga kamu baik-baik saja, nak. (Foto : thesun.co.uk)

Setelah benturan terjadi, keduanya terjatuh, namun cara jatuh Mason memperlihatkan bahwa ia tak lagi dalam posisi bisa mengontrol diri, berbeda dengan Cahill. Keduanya pun mendapatkan perawatan, namun hanya Cahill yang mampu berdiri dan melanjutkan pertandingan. Sementara Mason dibawa ke St Mary’s Hospital, London sambil mengenakan masker oksigen. Mason pun dikabarkan menderita retak tengkorak kepala, seperti yang dialami Cech pada tahun 2006. Saat ini pun terlalu cepat untuk mengatakan kapan ia akan kembali bermain. Yang terpenting saat ini hanyalah kondisi Mason kembali sembuh seperti sedia kala.

***

5 kejadian di atas hanyalah contoh mengenai cedera kepala yang terjadi di sepakbola Inggris. Mungkin masih banyak contoh yang bisa kita temukan, entah di negara lain ataupun di daratan Inggris sendiri. Contohnya seperti yang dialami Christoph Kramer di final Piala Dunia 2014, Maarten Stekelenburg saat AS Roma melawan Inter Milan (2011), Joe Hart saat Torino menghadapi AC Milan di Coppa Italia (2017), dan sebagainya.

Cedera di kepala tentu saja lebih mengerikan ketimbang kaki, meskipun sama saja berbahayanya. Selain mengancam karir sepakbola seseorang, nyawa pun juga terancam. Dan selama sepakbola dimainkan dengan penuh gairah dan semangat, maka akan selalu ada kemungkinan kasus serupa terjadi di masa depan. Namun sebagai penikmat sepakbola, tentu kita berharap semoga saja kasus-kasus seperti contoh diatas tak sering-sering terjadi di dunia sepakbola. Karena kita ingin menonton pertandingan yang menghibur, bukan pertandingan yang horor karena seseorang menderita cedera parah.

* Dilansir dari Juara.net, federasi tinju Inggris Raya dan Irlandia (BIBA) akan menggunakan pemindai cedera seukuran remote televisi untuk mendeteksi pendarahan di otak, agar dapat meningkatkan penanganan terhadap petinju yang mengalami cedera di bagian kepala. Semoga tiap klub sepakbola tidak harus sampai memiliki itu. Toh frekuensi cedera kepala di sepakbola belum sesering tinju, meski tetap harus waspada.

Featured Image : sports.yahoo.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s