Donnarumma Memang (Harus) Salah

Sebuah pemandangan langka terjadi saat AC Milan bertanding melawan tuan rumah Pescara pada Minggu, 2 April lalu dalam lanjutan Serie A 2016/17 pekan ke-30. Hasil pertandingan yang berakhir imbang 1-1 memang terlihat biasa saja. Namun yang tidak biasa adalah blunder yang ‘berhasil’ dilakukan oleh wonderkid Milan dan timnas Italia, Gianluigi Donnarumma.

Mendapat backpass dari sisi kanan pertahanan oleh Gabriel Paletta, Donnarumma gagal mengontrolnya dengan baik dan mengakibatkan bola melaju masuk ke gawangnya. Donnarumma dan Alessio Romagnoli, bek Milan yang terdekat dengan gawang, tak bisa berbuat apa-apa. Pescara pun mendapat gol dengan cuma-cuma.

Untung saja Mario Pasalic berhasil menyamakan kedudukan di menit 41. Sayangnya Milan gagal menambah gol, sehingga hasil seri yang diperoleh Milan pun jadi terlihat seperti diakibatkan kesalahan Donnarumma.

Namun, tak sedikit pihak yang membelanya dalam kejadian tersebut. Bahkan mereka yang membela Donnarumma adalah orang-orang terpandang di dalam tim Rossoneri.

“Gigio (panggilan akrab Donnarumma) harus rileks. Kesalahan bisa terjadi kapan saja. Paletta dibayangi oleh pemain lawan dan Donnarumma berada di posisi yang tepat. Dia hanya salah pada sentuhan pertama. Andai memenangi pertandingan ini, kami akan menertawakan kejadian tersebut. Menjelang akhir laga, kami menciptakan 3-4 peluang penting dan tidak bisa memanfaatkannya.” – Vincenzo Montella, manajer AC Milan saat ini.

“Semua kiper terbaik pernah melakukan kesalahan. Hal seperti itu juga pernah terjadi kepada Gianluigi Buffon. Saya beberapa kali berada dalam situasi yang dihadapi Paletta. Anda mesti melepas operan datar. Tapi, ia mengoper dengan keras dan sedikit melambung. Jika Paletta melepas operan mendatar dan tak mengarah ke gawang, kesalahan mutlak menjadi milik Donnarumma. Tapi dalam kasus ini, Paletta ikut bertanggungjawab.” – Alessandro Costacurta, pemain Milan periode 1986-2007.

“Saya tidak akan mengkritik dirinya, Saya bahkan akan memberinya pelukan. Saya akan melakukannya langsung di ruang ganti. Posisi Milan saat ini sebagian besar berkat Donnarumma, yang membuat banyak penyelamatan hebat, bahkan mukjizat. Semua orang bisa membuat kesalahan. Saya tidak pernah secara individual mengkritik pemain, itu bukan sifat saya.” – Fabio Capello, manajer Milan saat mengalahkan Barcelona-nya Johann Cruyff 4-0 di final Liga Champions 1994.

2217808_full-lnd
Nah lo, Opa Capello udah ngomong tuh. (Foto: fifa.com)

Ya, para senior ini sadar bahwa di usianya yang masih muda, Donnarumma sangat membutuhkan motivasi dari pihak internal Milan dalam kondisi seperti itu. Kalo bukan mereka, siapa lagi?

Kiper hebat pasti membuat kesalahan

Ucapan Costacurta diatas bukanlah omong kosong, karena faktanya memang demikian. Silahkan kalian cek sendiri di kanal youtube, pasti mudah sekali ditemukan video-video berisi blunder yang dilakukan kiper-kiper ternama. Mulai dari Manuel Neuer, Iker Casillas, hingga Petr Cech pun ada. Saya juga pernah membahas tentang blunder yang dilakukan oleh Gianluigi Buffon. Jadi, jangan harap kiper jagoanmu tidak ada dalam daftar, karena mereka menjadi kiper hebat bukan karena bebas dari hal tersebut.

Ya, seorang kiper yang hebat pasti pernah melakukan kesalahan fatal. Dengan posisi mereka sebagai penjaga gawang sebuah tim yang besar dan populer, maka beban mental tersebut semakin besar saat mereka melakukan blunder tersebut. Cacian biasanya akan datang bertubi-tubi.

Banyaknya cacian yang dihadapi itu menunjukkan bahwa pihak yang ingin menjatuhkan mereka juga banyak. Namun kiper-kiper hebat tak akan membiarkan cacian tersebut menjatuhkan mereka. Bahkan mereka akan menjadikan cacian itu sebagai motivasi untuk nantinya membungkam para pengkritiknya. Dan mereka yang disebut kiper hebat akan selalu berhasil melakukannya, entah dengan rekor pribadi yang diciptakan sendiri ataupun gelar yang diraih bersama timnya.

Kesalahan yang dibutuhkan Donarumma

Donnarumma bukannya tidak sadar akan kesalahannya. Ia pun meminta maaf atas blundernya tersebut seusai laga lewat Milan TV, seperti dikutip dari ESPN.

“Aku meminta maaf atas kesalahanku yang berujung gol untuk lawan, namun aku yakin hal tersebut akan semakin membuatku berkembang. Kesalahanku itu tidak akan menghancurkan semangatku. Aku akan tetap tersenyum.”

Ya, Donnarumma sudah tahu bahwa ia harus menjadikan kesalahannya sebagai bahan evaluasi untuk semakin mengembangkan dirinya ketimbang larut dalam kesedihan dan cacian. Apalagi ia digadang-gadang sebagai kiper masa depan timnas Italia.

donnarumma zimbio
Satu slot kiper di Gli Azzurri masih jadi milikmu, Gigio. (Foto: zimbio.com)

Dan sesungguhnya, ia memang harus merasakan yang namanya membuat kesalahan. Bahkan kalau perlu, kesalahannya itu haruslah berbuah kerugian untuk timnya (gagal menang). Karena dengan begitu, ia akan tahu sendiri (bukan dari perkataan orang lain) bagaimana rasanya membuat kesalahan fatal dan apa akibatnya bagi tim. Pada akhirnya, Donnarumma akan berlatih keras untuk tidak mengulanginya lagi di masa depan. Lagipula, ini masih blunder pertamanya di partai resmi kan?

Meski tidak tepat untuk berkata demikian, namun bersyukurlah bahwa Donnarumma melakukan blundernya saat berlaga di Serie A, dimana Milan saat ini hampir dipastikan tidak menjadi juara liga.

Meskipun hasil ini menghambat laju Rossoneri di klasemen sementara Serie A, namun asa mereka untuk berlaga di kompetisi Eropa musim depan belum pupus. Apalagi masih ada 8 laga yang tersisa di liga. Coba bayangkan bila ia melakukannya di final Liga Champions ataupun final Piala Dunia? Bisa lebih gawat kan akibatnya.

Semoga dengan blunder ini, ia bisa menjadi kiper yang jauh lebih hebat dari Buffon di masa depan. Ya, teruslah tersenyum, Gigio!

Featured Image : bola.net

Advertisements

2 thoughts on “Donnarumma Memang (Harus) Salah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s