Batshuayi, Pahlawan Yang Tak Terduga

Sepakbola tak pernah lelah memberikan kita, para penggemarnya, sebuah kejutan. Kali ini, kejutan itu datang dari Michy Batshuayi. Pada Jumat (12/5) malam dalam lanjutan Premier League antara West Bromwich Albion dan Chelsea, ia menjadi pahlawan kemenangan The Blues lewat golnya di menit 83.

Kemenangan itu memastikan Chelsea menjadi juara Premier League musim ini. Hal ini dikarenakan dengan 3 partai sisa, Tottenham Hotspur (77 poin) tak akan mampu mengejar perolehan poin Chelsea saat ini (87 poin).

Raihan gelar tersebut tak hanya spesial untuk Chelsea, namun juga untuk Batshuayi. Di tengah minimnya kesempatan yang diberikan Antonio Conte kepadanya musim ini, ia tetap mampu menunjukkan bahwa ia adalah pemain yang bisa diandalkan. Sebuah hasil yang setidaknya mampu membungkam sementara orang-orang yang mengkritiknya sepanjang musim ini.

FBL-ENG-PR-WEST BROM-CHELSEA
Fabregas pun tak menyangka Michy akan mencetak gol. (Foto: Anthony Devlin/AFP/Getty Images)

Martin Tyler, komentator Skysports yang mengomentari jalannya pertandingan menyebutnya sebagai ‘unlikely hero’ tak lama setelah gol terjadi. Bahkan rekan setimnya juga tak menyangka bahwa ia-lah yang akan memecah kebuntuan Chelsea di partai tersebut.

“Itulah indahnya sepakbola. Seorang pemain yang tak bermain banyak di musim ini. Semua orang berpikir bahwa ia tak bisa diandalkan dan tiba-tiba ia mencetak gol yang memastikan gelar juara.”Cesc Fabregas, dalam wawancara seusai pertandingan.

Setidaknya, 33 juta pounds yang dibayar Chelsea kepada Marseille untuk memboyongnya tak sia-sia. Meskipun terasa ‘mahal’, namun Batsman mampu membawa Chelsea meraih gelar liga Inggris yang keenam sepanjang sejarah. Tak heran bila setelah pertandingan usai, dirinya pun langsung dikerubuti para pemain dan ofisial Chelsea.

Supersub yang dibutuhkan Chelsea

Pada pertandingan tersebut, Conte baru memasukkan striker berusia 23 tahun tersebut di menit 75, menggantikan Pedro Rodriguez yang terlihat kelelahan. Sebelum Batshuayi masuk, Chelsea sudah ‘berhasil’ melakukan 22 tembakan, namun hanya 4 yang mengarah ke gawang.

michy 1
Batshuayi, sesaat setelah mencetak gol. (Foto: the sun)

Kala Chelsea semakin kesulitan menembus gawang West Brom, barulah Conte melakukan perjudian dengan memasukkannya. Bagi sebagian suporter The Blues, kata ‘perjudian’ terasa tepat karena di musim ini, Batshuayi tak banyak memberikan sumbangsih nyata.

Wajar bila keraguan padanya di pertandingan ini masih besar, apalagi jika kita memerhatikan apa yang ia lakukan sejak masuk lapangan hingga sesaat sebelum mencetak gol. Kalian yang menonton pertandingan ini pasti mengakui minimnya kontribusi Batshuayi selama kurun waktu tersebut.

Mulai dari hanya sekali menerima bola dengan kakinya (lalu direbut Claudio Yacob), 3 kali melakukan pelanggaran, hingga ‘sekedar’ lari-lari memberikan pressure kepada pemain West Brom. Selain itu, ia juga tak mundur membantu pertahanan.

Namun mungkin ‘kondisi’ itulah yang membuatnya ‘dilepas’ oleh para pemain West Brom. Dalam sebuah serangan yang berawal dari tendangan bebas Marcos Alonso, sebuah kemelut akhirnya muncul di sisi kiri pertahanan West Brom. Bola yang bergulir bebas itu akhirnya diambil Cesar Azpilicueta dan langsung diumpan tepat ke depan gawang.

Entah memang takdir atau kecerobohan pemain West Brom, Batshuayi berada di sana tanpa pengawalan dan langsung menyosor bola ke dalam gawang. Gol.

Jika diperhatikan dalam tayangan 20 detik ini, akan terlihat bagaimana secara perlahan Batshuayi ‘dilepas’ dari penjagaan karena para pemain West Brom terfokus pada pergerakan pemain Chelsea lainnya. Sebuah kesalahan yang harus dibayar mahal.

batsman
Hanya di detik-detik awal Batshuayi dijaga. Setelah itu, ia lepas bebas.

Setelah mencetak gol itu pun Batsman kembali ‘menghilang’. Yang ia lakukan di sisa 12 menit pertandingan pun biasa-biasa saja, seperti dua kali umpan sukses, sekali salah umpan, sekali kalah duel udara, hingga dua kali gagal melewati lawan. Bedanya, kali ini ia ikut turun membantu pertahanan dan masih berusaha melakukan pressure.

Seperti kisah Batman yang muncul ketika Gotham City membutuhkannya, Batsman yang satu ini juga baru muncul di saat-saat penting, yaitu untuk mencetak gol, lalu kembali menghilang.

Kalah bersaing di musim ini

Jika melihat perjalanannya di musim ini, tak akan ada yang menyangka bahwa ia akan membuat dampak positif seperti ini. Asal tahu saja, sebelum partai ini, ia baru mencetak 1 gol dan 1 assist! Itu pun dicetak di dua pekan pertama Premier League, yaitu kala melawan West Ham United dan Watford pada Agustus tahun lalu. Bukan catatan yang bagus kan?

Catatan statistik lainnya di Premier League pun terbilang memprihatinkan. Ia memang bermain 18 kali, namun semuanya dari bangku cadangan. Tanpa menghitung injury time, jumlah menit bermainnya musim ini hanya 123 menit. Itu artinya, rataan menit bermainnya kurang dari 7 menit setiap kali diturunkan. Paling lama ia bermain pun tak pernah lebih dari 20 menit. Ia hanya pernah merasakan menjadi starter dan bermain 90 menit penuh di Piala FA dan Piala Liga.

Semua catatan tersebut terjadi karena Batshuayi masih belum bisa membuktikan dirinya layak menyegel satu posisi inti di lini depan Chelsea. Apalagi sejak Conte menerapkan sistem permainan tiga bek, ia semakin tersingkirkan. Saat Diego Costa absen di partai boxing day melawan Bournemouth karena akumulasi kartu pun Conte malah mempercayakan Eden Hazard sebagai false nine.

michy-batshuayi-efl-cup-chelsea-football_3771009.jpg
Ia tak pernah menjadi starter di Premier League musim ini. (Foto: skysports)

Conte memang menganggap Batshuayi masih harus melakukan adaptasi, tak hanya di dalam sistem permainan Chelsea, namun juga iklim Premier League secara keseluruhan. Hanya saja, harganya yang kemahalan untuk seorang pemain cadangan itulah yang membuanya terus menerus diberitakan media. Wajar bila akhirnya ia dianggap sebagai salah satu flop of the year, bahkan diisukan akan hengkang di musim panas nanti.

***

Musim ini memang tak mudah bagi Batshuayi. Datang ke Chelsea dengan membawa status sebagai penyerang tajam dari Marseille, ia kini harus berjuang di Premier League yang keras. Terlebih lagi kini ia bermain di Chelsea, tim yang dipenuhi bintang di setiap posisi, sehingga persaingan pun sangat ketat.

Tak ada jaminan bahwa ia akan bertahan di Stamford Bridge musim depan, mengingat musim depan adalah musim terakhir sebelum piala dunia 2018 digelar. Sebagai pemain timnas Belgia, ia tentu tak akan mau kesempatan diboyong ke Rusia oleh pelatih Roberto Martinez hilang begitu saja karena minimnya waktu bermain.

Namun terlepas dari masalah yang dihadapinya musim ini, ia berhasil menunjukkan kontribusinya kepada Chelsea. Sebuah gol yang dicetaknya ke gawang West Brom berhasil membawa The Blues meraih gelar juara dan membuat Tottenham gigit jari untuk dua musim beruntun.

33 juta pounds tak pernah sepenting ini. Dan seperti cuitannya di Twitter setelah laga, ia memang pahlawan yang tak terduga.

Featured Image : espnfc

Advertisements

4 thoughts on “Batshuayi, Pahlawan Yang Tak Terduga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s