Buffon dan Trofi Liga Champions

Mungkin ia tak berjodoh dengan trofi yang satu ini.

Sejak menjadi seorang Juventini, saya sudah 4 kali menonton klubnya dinasti Agnelli itu bermain di final Liga Champions. Amsterdam 1998, Manchester 2003, Berlin 2015, dan tadi malam, Cardiff 2017.

Sebagai suporter, mungkin para Juventini masih kalah sabar dibandingkan mereka para Gooners, namun melihat penampilan tim kesayangan selalu antiklimaks setelah berdarah-darah menuju final Liga Champions tentu memiliki level kesabaran tersendiri.

Bayangkan, setelah bermain mati-matian di babak penyisihan dan fase gugur, ketika hanya tinggal 1 pertandingan tersisa, Juve selalu gagal menuntaskannya dengan baik. Itulah yang saya rasakan dalam perjalanan Juve di 3 final terakhir (pada 1998, saat saya mulai menyukai Juve, saya baru memerhatikan kiprah mereka di Liga Champions setelah memasuki babak semifinal).

Rasanya seperti ada sesuatu yang mengganjal dalam diri para pemain Juve di partai final, yang membuat mereka tak tampil sebagus biasanya.

Namun perasaan ‘harus legowo’ saya ini rasanya tak seberapa dibandingkan apa yang dirasakan Gianluigi Buffon, kapten Juventus saat ini. Dari 4 final yang saya tonton, 3 diantaranya ia ikut bermain. Saat ini ia adalah Last Man Standing dari final 2003. Ia sudah berjuang habis-habisan untuk meraih trofi ini, tapi tak pernah berhasil. Ya, di Liga Champions, dari sekian banyak pemain yang sudah masuk final sebanyak 3 kali, hanya Gigi yang tak pernah memenangkannya.

Miris memang, namun begitulah kenyataannya. Jujur saja, menurut saya ia tak pernah bermain buruk dalam 3 partai final tersebut. Namun itu hanyalah penampilan individu, tidak demikian dengan Juve sebagai tim. Sebagus apapun kipermu, bila ia tak diberi perlindungan yang layak, maka hasilnya pun akan sia-sia. Meskipun, bisa jadi ia juga bertanggung jawab terhadap lengahnya pertahanan Juve. Karena bagaimanapun, ia yang memberi komando. Gigi pun mengakui bahwa ia dan timnya tak bermain baik dan semuanya berjalan salah bagi Juve.

“(Ini) kekecewaan besar. Aku tak bisa menjelaskan mengapa kami (Juventus) bermain seperti itu di babak kedua. Real Madrid pantas menang di babak kedua,” ujarnya.

***

Setelah partai final, ia-lah pemain Juve yang mungkin banyak disorot. Bukan karena buruknya permainan yang dia tampilkan, namun lebih karena simpati. Ya, tidak mudah menembus final Liga Champions. Butuh 15 tahun baginya untuk bisa menembus final sebanyak 3 kali, bahkan sampai cedera panjang 3 kali, harus bermain di Serie B, dan absen di kompetisi tertinggi Eropa itu selama beberapa musim.

Jika bisa, para pecinta sepakbola mungkin banyak yang ingin memberikan trofi Liga Champions tersebut untuk segala pencapaiannya selama ini. Sayangnya, sepakbola memang kejam. Ia tak dimenangkan dengan simpati, namun dengan menyarangkan jumlah gol yang lebih banyak dari lawan. Gigi pun pasti mengerti hal ini.

***

Ia sudah 39 tahun sekarang. Tahun depan mungkin ia akan pensiun sebagai pesepakbola, terlebih ia sudah menyatakan bahwa Piala Dunia 2018 mungkin akan jadi turnamen internasional terakhirnya. Kontraknya di Juve pun berakhir tahun depan dan sejauh ini belum diperpanjang. Itu artinya, Gigi hanya mempunyai waktu satu tahun lagi untuk meraih trofi Liga Champions dan menuntaskan rasa penasarannya.

Segala kemungkinan masih bisa terjadi. Bila akhirnya ia jadi juara Liga Champions, tentu akan jadi sebuah hal yang indah. Namun bila tidak, ia tak perlu bersedih. Ia harus tetap berbangga hati, karena pensiun tanpa trofi tersebut di lemari bukanlah sebuah aib. Ia tetap akan dikenang sebagai salah satu kiper terbaik di dunia, dengan atau tanpa trofi tersebut.

If you can get her next year, that will be good for you. But if you can’t, let her go, Gigi. Because she’s a bi**h.  

 

Photo : goal

Advertisements

2 thoughts on “Buffon dan Trofi Liga Champions

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s